Motif Batik Pekalongan

140

Pekalongan dikenal sebagai pusat batik modern. Berbagai corak warna yang melekat pada motif batik Pekalongan ini, seperti warna merah, hijau, biru, violet, oranye. Corak warna ini di pengaruhi Pekalongan yang terletak di daerah pesisir pantai utara Jawa.
Adapun corak batik yang nyata dengan ornamen titik ( corak cecek)  dan ornamen garis ( corak sawut) disebabkan banyaknya pengusaha cina ( Tiongkok)  yang menjalankan roda bisnis garmen di daerah yang Pekalongan.
Pengusaha cina yang selalu menurunkan usaha kepada sanak family, tidak melupakan sio yang menjadi lambang kebudayaan mereka. Sehingga keturunan orang cina membuat batik bermotif hewan.
Mereka ( keturunan cina)  juga mengembangkan usaha batiknya dengan membuat motif flora ( tumbuhan)  seperti bambu atau motif bunga.
Namun motif asli batik pekalongan adalah motif Jlamprang. Motif batik ini memiliki unsur batik yang kaya akan warna. Motif batik jlamprang ini menggunakan 8 unsur warna yang berani dengan kombinasi yang natural dan menarik. Motif batik Jlamprang adalah suatu motif semacam nitik yang tergolong motif batik yang geometris. Motif batik jlamprang dipengaruhi oleh keturunan Arab. Karena pada umumnya keturunan arab tidak menggunakan ornamen benda hidup, sehingga motif batik jlamprang hanya menggunakan gambar berupa cecek ( titik ) dan sawut ( garis ) yang di gambar secara geometris.
Seragam batik naura memberikan pilihan motif yang menarik dan terbaru sehingga konsumen dapat memilah dan memilih sesuai keinginan.

LEAVE A REPLY