PERALATAN PRODUKSI UNTUK MEMBUAT BAJU BATIK

224

Sebelum batik di jadikan sebagai warisan budaya milik Indonesia oleh UNESCO, sudah dapat kita temukan orang-orang pribumi mengenakan batik sesuai daerah masing-masing. Berbagai motif dibuat dan semuanya berbeda-beda. Motif ini mencirikan budaya dan ciri khas dari masing- masing daerah. Ada motif bertemakan alam, ada juga bertema tumbuhan atau lebih tepatnya pepohonan dll. Motif yang dibuat memiliki makna tersendiri, bukan hanya sebagai pelengkap saja, namun dari beraneka ragam motif baju batik tersebut di nusantara, semuanya memiliki kesamaan yang dapat diketahui secara jelas oleh panca indera kitadengan mata yaitu sebagai berikut :

  1. Penggunaan kain batik yang full body
  2. Lengan panjang
  3. Kancing pada ujung kerah leher

Namun dewasa ini, seiring perkembangan zaman dan di tetapkannya batik sebagai warisan budaya milik Indonesia, tidak sedikit para kawula muda mulai tidak risih memakai baju batik. Mereka seakan-akan berlomba dalam berburu baju batik. Terlihat pada salah satu pusat penjualan batik di Grosir Setono Pekalongan dengan jumlah pengunjung mengalami peningkatan dari hari ke hari. Terlebih pada hari libur, pengunjung domestik mulai berdatangan di tambah lagi para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Hal ini disebabkan inovasi dan kreasi baju batik mengalami perkembangan. Perkembangan pada model, variasi penambahan kain, sampai perubahan model kerah dan ukuran lengan yang membuat baju batik menjadi menarik dan elegan di pakai. Sebelumnya para remaja hanya memakai baju batik pada acara-acara tertentu saja, seperti halnya acara pernikahan, kedinasan maupun seragam wajib buat instansi pemerintah maupun swasta. Akan tetapi, sekarang para kawula muda baik yang laki-laki maupun perempuan tidak canggung memakai baju batik, bahkan mereka bangga untuk mengenakan baju batik di kehidupan sehari-hari. Kebiasaan ini dapat menjadi budaya yang positif sekaligus mengenalkan bahwa batik milik bangsa Indonesia.

Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, maka perlu diperhatihan kelengkapan utama lainnya. Kelengkapan yang di maksud adalah :

  1. Perlatan produksi baju
    1. Mesin jahit
    2. Mesin obras
  2. Mesin pemotong kain
  3. Penjahit

Kain batik itu sendiri

Peralatan yang dibutuhkan dalam membuat baju batik harus memiliki keunggulan. Unggul bila digunakan dalam tempo lama, memiliki kualitas jahitan yang rapi, tidak ngadat bila dipakai dll. Alat-alat ini sangat diperlukan dalam proses produksi baju batik. Merk-merk tertentu dengan harga yang lebih diantara lain juga perlu dipertimbangkan, karena yang dibutuhkan adalah kualitas dan kuantitas produk. Bila mesin murah dan hasilnya jelek, maka akhirnya kita akan kecewa dan siap gulung tikar. Kenapa perlatan ini saya tempatkan nomer satu, sebab alat ini adalah unsur utama. Pertanyaannya, Apakah kita bisa memproduksi baju batik tanpa alat-alat ini? Jawabannya tentu jelas sekali, yaitu tidak bisa. Hal ini seperti perumpamaan membangun sebuah rumah. Apakah bisa, membuat rumah tanpa ada batu bata, semen, pasir, cangkul dll. Apakah bisa membuat rumah dalam tempo 24 jam. Jelaslah tidak bisa. Hanya kisah dongeng Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang dalam membuat Candi Prambanan yang membutuhkan waktu kurang lebih sepertiga malam. Kisah ini bisa saja terjadi karena ini hanyalah dongeng rakyat. Dongeng orang tua kepada anak-anaknya.

Unsur kedua adalah penjahit. Panjahit yang berkualitas di bidangnya. Memahami dan mencintai perkerjaannya, bisa membuat pola baju yang ingin dibuat, sabar dan tekun dalam proses pengerjaaan dan terpenting adalah jam terbang menjadi penjahit. Jam terbang atau kata lain pengalaman sangat menentukan hasil jahitan yang bagus dan memuaskan bagi para konsumen. Pengalaman disini menjadi proses pembelajaran bagi para penjahit untuk menjadi lebih baik. Belajar dari kesalahan- kesalahan seperti jahitan yang tidak lurus, proses menjahit lama, membuat pola dasar yang sesuai tanpa harus bertemu langsung dengan konsumen. Penjahit yang bagus akan melakukan hal tersebut dan berprinsip hari ini harus lebih baik dari kemarin.

Ketiga yaitu kain batik. Jenis dan bahan batik memiliki banyak varian di Indonesia. Ada batik songket, tenun, embos, mori, katun dll. Di kota Pekalongan sendiri, bahan batik yang digunakan sebagian banyak adalah bahan dari mori dan katun. Ada mori primisima dan mori prima, sedangakan katun sendiri terdiri dari dua jenis yakni katun primisima dan katun prima. Bahan mori dan katun sangat enak dipakai dan adem pada tubuh kita. Harganya pun terjangkau untuk kalangan masyarakat Indonesia.

Melihat perkembangan di atas, kami Seragam Batik Naura memiliki peralatan produksi seragam yang bermutu dan ber merk. Hal ini untuk menjaga kepercayaan konsumen kepada layanan kami. Seperti moto kami adalah KEPUASAN PELANGGAN PRIORITAS KAMI.

Berikut alat produksi seragam batik naura

mesin jahit
mesin jahit
mesin jahit inventaris seragam batik naura
mesin jahit inventaris seragam batik naura
inventasris seragam batik naura
inventasris seragam batik naura
mesin obras
mesin obras
mesin pemotong kain
mesin pemotong kain

dibawah ini adalah salah satu mesin jahit merk butterfly yang masih membuat seragam gamis dari bu. zaenab dari Kota Semarang

6kami memiliki komitmen terhadap kualitas produk kami, sehingga perlatan yang kami gunakan sudah teruji dan berkualitas.

segera hubungi kami atau klik www.seragambatiknaura.wordpress.com

dan pesan sekarang juga seragam yang anda inginkan, buat teman-teman anda maupun komunitas dimana anda berada

Salam Hangat

Seragam Batik Naura

LEAVE A REPLY